Hakim Dilarang Merangkap
UNDANG-UNDANG
REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2004 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG
NOMOR 2 TAHUN 1986 TENTANG PERADILAN UMUM
Pasal 18,
berbunyi :
(1) Kecuali
ditentukan lain oleh atau berdasarkan undang-undang, Hakim tidak boleh merangkap
menjadi:
a. pelaksana
putusan pengadilan;
b. wali,
pengampu, dan pejabat yang berkaitan dengan suatu perkara yang diperiksa
olehnya;
c. pengusaha.
(2) Hakim tidak
boleh merangkap menjadi advokat.
(3) Jabatan yang
tidak boleh dirangkap oleh Hakim selain jabatan sebagaimana dimaksud pada ayat
(1) dan ayat (2) diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah.